Category: Wisata & Kuliner


Iga Sapi Bumbu Bali

Akhirnya tgl 16 maret 2010 kemarin kesampean juga nyicipin Iga Bakar Sapi Bali, awalnya lagi ngobrol dengan teman2 di samping rumah karena itu hari libur nasional ( Nyepi ) sehingga kami semua kebetulan pas libur kerja  sehingga mempunyai waktu luang untuk ngobrol2 , ini adalah kebiasaan saya dan teman2  jika sedang bertemu hari libur yg “nyempil” di sela2 hari senin sampai  jum’at . Ngomongin Iga Bakar semua orang pasti menyukai iga sapi berdaging tebal , apalagi kalo bumbunya sampe meresap ke dalam daging2nya … mmmhhh,  mempunyai daging empuk sehingga  memanjakan lidah dan perut kita, sehingga tak heran jika kini banyak bertebaran penjual iga dari resto besar hingga kelas rumah makan yang menawarkan iga dengan harga terjangkau.

Iga sapi ditawarkan dengan beragam jenis bumbu yang bisa jadi pilihan. Mulai dari yang berbumbu kecap, madu, bawang, bumbu BBQ, dan bumbu Bali. Sebelum dibakar iga sapi yang sudah dipotong direbus dulu dalam bumbu hingga meresap ke dalam daging. Sehingga saat dimakan terasa hmm maknyusss… enaknya!

Kelezatan rasanya membuat hidangan ini hampir disukai semua orang, Iga sapi bakar biasanya berbahan dasar iga sapi bagian belakang. Sebab di bagian tersebut tulangnya besar dan dagingnya agak tebal sehingga enak dibuat iga bakar. Iga yang berasal dari sapi lokal biasanya dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan yang import seperti sapi Australia atau Amerika oleh karena itu kebanyakan rumah makan memilih iga sapi lokal.

Ngomongin makan dan kuliner akhirnya membuat saya dan teman2  terasa “geram”  apalagi ngomonginnya pas jam 12 Siang teng wah bisa runyam urusan,  akhirnya coba Searching2 Iga sapi bakar Hmm… siapa yang tak kenal dengan makanan yang satu ini …!

Akhirnya saya dan teman2 di hadapkan oleh beberapa pilihan menu Iga sapi bakar dari beberapa rumah makan yg ada di Jakarta hasil searching dari mbah Google…  :) , akhirnya pilihan pun di tetap kan yaitu Rumah Makan Sapi  Bali di jalan Kebayoran Baru Jakarta selatan tanpa pikir panjang akhirnya kami pun langsung berangkat ke TKP…  :)

Dengan susah payah mencari alamat dengan tanya kiri – kanan akhirnya kita pun dapat menemukan tempat rumah makan tersebut, sebenarnya untuk menuju Lokasi tidak begitu sulit namun karena letaknya di dalam sehingga butuh ekstra tenaga untuk mencari letak dan posisinya…  :)

Menentukan Menu Pilihan

Menu yang ditawarkan ditulis dalam lembaran besar. Terdiri dari iga sapi bakar, ayam betutu, bebek betutu, sop iga, sosis Bali, lawar kacang dan ayam kecombrang. Keterangan singkat di setiap menu plus foto yang cukup besar sangat membantu sebelum menentukan pilihan. Pelayan yang ramah menjelaskan secara rinci soal jenis bumbu iga bakar. ‘Kalau nggak suka pedas bisa dibumbu kecap,’ demikian penjelasannya. Wah, karena sudah kepalang ingin merasakan sentuhan Iga Bakar, jadilah saya memesan iga sapi bakar berbumbu pedas  plus lawar kacang tidak lupa segelas Es Daluman menjadi penyegar dikala kepedesan. Sedangkan teman2 saya yg lainnya ada yg memilih ayam Betutu, bebek bakar dll, sengaja kenapa kita memilih menu yg berbeda…? Karena kita ingin mencicipi rasa makanan yang ada namun dengan cara setiap orang harus memilih menu yg berbeda agar kita dapat saling mencicpi satu sama yg lainnya… :)   ternyata tidak lebih dari 10 menit, iga bakar muncul dalam porsi yang lumayan besar,terlihat tulang iganya menjuntai keluar piring. Dua tulang iga panjang berjajar dengan balutan daging  yang tebal dan semangkuk kaldu yang mengepul disajikan bersama iga ini.

Dengan sentuhan pisau steak yang tak terlalu kuat ternyata daging iga sudah sobek, mudah sekali diangkat dengan garpu. Begitu masuk ke dalam mulut, sangat terasa kelembutannya, empuk dan mudah dikunyah! Aroma bawang putih, jahe, dan kunyit menyeruak di sela-sela dagingnya. Suapan daging ini makin enak dengan iringan kaldu yang ternyata pedas menggigit!

Porsi iga bakar yang luarnya agak kering ini memang besar. Lapisan dagingnya memang sangat tebal, bahkan saya bersama temanpun akhirnya tak sanggup menghabiskan daging iga yang super empuk ini. Sebaliknya ayam kecombrang disajikan dalam piring kecil. Suwiran ayam goreng yang renyah gurih diaduk dengan irisan bawang merah, kecombrang, cabai rawit merah, dan kucuran air jeruk limau yang wangi. Meskipun cukup pedas buat saya irisan kecombrangnya kurang banyak sehingga rasa segar wanginya tak merata.

Lawar kacang yang tak lain urap kacang panjang ala Bali juga tampil dalam piring kecil lengkap dengan irisan jeruk limaunya. Rasa kacangnya renyah, diiringi sapuan rasa gurih bumbunya yang tak terlalu tajam. Rasanya lawar yang gurih segar ini pas sebagai jodoh iga bakar yang garang rasanya.

segelas Es Daluman atau kita biasa menyebutnya es cincau hijau dengan kuah santan ini bukan hanya legit dingin tetapi juga unik,  lumayan lah dari pada lumanyun…  :)   untuk menghilangkan rasa pedasnya… Santan dari kelapa bakar yang dipakai sebagai kuahnya meninggalkan jejak gosong harum yang sangat enak. Perlahan-lahan rasa pedaspun mereda dan perutpun terasa benar-benar kenyang!

Kepuasan menyantap iga bakar itu ternyata berharga tak terlalu mahal. Seporsi besar iga bakar (cukup untuk berdua) Rp 33.000,00, Ayam betutu Rp 21.000,00, lawar kacang Rp 8.000,00 dan daluman Rp 8.000,00.

Kalau mengaku penggemar iga bakar, sebaiknya cicipi dulu iga yang satu ini. Iga sapinya besar dan dagingnya juga tebal. Dahsyatnya, dagingnya empuk, terasa lembut di mulut. Lumuran bumbunya merasuk hingga ke ujung tulangnya. Makin mantap dimakan dengan lawar kacang. Rasakan gigitan bumbu racikan Balinya yang menggetarkan lidah!
Hmm… kalau ingin mencicipi iga bakar versi Bali, mampir saja ke sini. Dijamin kenyang!

Nih tak kasih alamatnya biar bisa kesana deh…  :)

Rumah Makan Sapi Bali
Jalan Cibulan Raya No. 17A
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Telpon: 021-727-86442
Jam buka : 11.00 – 21.00

Tgl 28 Februari 2010 kemarin akhirnya kesampean juga berwisata ke Taman Wisata Mekarsari  ( TWM ) atau yang biasa kita sebut Taman Buah Mekarsari . Awalnya ide liburan ke TWM tak pernah terpikirkan sebelumnya berawal dari saya dan keluarga ingin main / silaturahmi ke kerabat keluarga yaitu paman saya di Bekasi,  karena saya dan keluarga tidak memberitahukan akan kedatangan saya ke rumah paman ditengah perjalanan akhirnya saya pun menelpon, setelah ngobrol –ngobrol ternyata paman saya sedang menuju ke TWM bersama anak dan istrinya akhirnya tanpa pikir panjang saya langsung balik arah dan menuju ke TWM.

Perjalanan Menuju ke Taman Wisata Mekarsari

Kebetulan rumah saya di daerah Tg. Priuk untuk menuju ke TWM sangat mudah karena ada Akses jalan Tol Jakarta – Ciawi, naik dari Tol Bay Pass Plumpang terus menuju ke arah Bogor tapi jangan sampe keluar Bogor yah … :) , keluar pintu tol Cibubur trus ambil arah ke Jonggol atau Kota Wisata , kota Legenda pokonya lihat aja plang penunjuk jalannya mudah ko…  :)   pokonya kalo ngga salah waktu yang ditempuh  + 2,5 Jam.

Tiket dan Wisata

Untuk masuk ke TWM, setiap pengunjung harus membayar tiket masuk seharga Rp 18,000 per orang untuk usia diatas 2 tahun sudah kena tiket dewasa, sedangkan untuk Mobil dikenakan biaya Rp 10,000 per mobil, untuk Bis dikenakan Rp 20,000 per bis dan untuk motor dikenakan biaya Rp 3,000 per motor. Adapun untuk berkeliling melihat seluruh fasilitas kebun buah pengunjung bisa menggunakan kereta keliling dengan membayar  Rp 10,000 per orang pengunjung akan di hantar dengan berkeliling kebun buah dan akan berhenti di dekat danau yang dimana tak kalah menariknya lagi terdapat mainan atau wisata-wisata lainnya seperti Banana boat, perahu, Speed boat, Flying Fox dll, jika sudah puas bermain untuk melanjutkan perjalanannya kembali  para wisatawan dapat naik kereta keliling kembali tanpa musti mengeluarkan biaya tambahan lagi. Jika kebun buah yang di datangi sedang panen para pengunjung boleh membeli dengan memetik langsung buah di pohonnya, sementara jika sedang tidak panen atau lewat waktu panennya, pengunjung bisa membeli buah di Kios yang ada di kebun atau toko buah di areal Graha Krida Sari ( gedung pusat informasi ).

Belajar menanam

TWM juga menyediakan fasilitas belajar menanam bagi anak2. Anak2 akan diberi satu pot , media tanaman, alat –alat menanam dan jenis pohon yang akan ditanam. Dengan belajar menanam ini diharapkan akan tumbuh rasa cinta pada tanaman di dalam diri anak-anak, selain itu juga rasa tanggung jawab anak untuk selalu menyiram dan menjaga tanaman akan lebih terasa.

Kesimpulannya :

  1. Harga tiket masuk wisata terjangkau.
  2. Dapat  memperkenalkan nama2 buah ke anak2 kita ( wawasan tentang buah2an ).
  3. Dapat mengajarkan ke anak kita untuk peduli dan cinta lingkungan hidup.

Telaga Sarangan terletak di perbatasan antara Jawa Timur dengan Jawa Tengah tepatnya di bagian barat Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Telaga Sarangan terletak di lereng Gunung Lawu (3.265 m) yang memiliki alam pegunungan yang indah. Kita dapat  menjadikan Telaga Sarangan sebagai salah satu alternatif liburan jika kita pulang kampong pada saat lebaran atau pada saat-saat liburan Sekolah. Ada banyak wisata alam menarik yang dapat dinikmati di sini. Telaga ini dan lingkungan sekitarnya menawarkan pemandangan alam yang indah dan memukau untuk kita nikmati.

Pemandangan Telaga Sarangan akan memanjakan mata, karena kita dapat melihat telaga yang luas dan pegunungan hijau di sekitar Gunung Lawu yang menjulang tinggi. Ditambah lagi dengan air telaga yang tenang dan menjadi cermin dari pegunungan dan gunung di sekelilingnya. Memandangi deretan pegunungan dan gunung di sini juga membuat perasaan lebih tenang dan damai ditambah dengan udara sejuk pegunungan dengan suhu sekitar 18-23 derajat Celcius. Udara sejuk pegunungan bisa kita nikmati karena Telaga Sarangan terletak pada ketinggian sekitar 1000 meter dari permukaan laut.

Di pinggir telaga tersedia sepeda air dan perahu boat. Ini dapat menjadi sarana bagi kita yang ingin mengelilingi telaga melalui air. Atau kita dapat berkeliling menggunakan kuda atau delman yang ditawarkan penduduk sekitar. Pasti hal ini dapat menyenangkan. Atau bagi yang ingin berolahraga, kita dapat mengelilingi telaga ini dengan berjalan kaki atau berlari. Kita juga akan menjumpai hutan pinus di lereng pegunungan di sekeliling Telaga Sarangan. Suasana yang sejuk dan indah pasti akan membuat olahraga menjadi menyenangkan.

Setelah puas berkeliling, kita dapat memesan sate kelinci dan lontong yang banyak ditawarkan di sekeliling telaga ini. Sate yang jarang ditemui di daerah lain ini layak untuk di coba, karena dengan daging yang lembut dan empuk dapat membuat kita ketagihan. Harga yang ditawarkan Rp 7.000 / porsi, harga yang cukup terjangkau untuk kantong kita. Makanan lain yang dapat dinikmati di sini adalah nasi pecel. Daerah Sarangan bertetangga dengan Kota Madiun yang terkenal dengan bumbu dan sambal pecel. Pecel ini menjadi istimewa karena bumbu kacangnya yang nikmat ditambah aneka gorengan sebagai pelengkapnya.

Di sekeliling telaga ini, ada banyak sekali hotel kelas melati yang dapat menjadi tempat  menginap. Hotel yang saling bersaing ini menawarkan harga yang tidak terlalu mahal. Kita dapat menginap di ruangan dengan 2 kamar tidur, kamar mandi dan ruang tamu dengan harga sekitar Rp 500.000,- untuk semalam. Atau ada juga yang hanya 1 kamar dengan harga yang lebih murah. Tempat penginapan ini juga menyediakan air panas untuk mandi dan untuk minum. Umumnya, hotel melati ini berlantai 2 sehingga kita dapat leluasa menikmati Telaga Sarangan dengan sudut pandang lebih luas.

Setelah puas berwisata di Telaga Sarangan, sebelum kembali kita dapat berbelanja oleh-oleh dan cinderamata dari Telaga Sarangan. Kita dapat membeli tas, kaos atau kerajinan tangan lain yang merupakan hasil karya dari masyarakat sekitar.

Telaga Sarangan yang indah sangat cocok untuk liburan bersama keluarga. Selamat menikmati liburan di Telaga Sarangan, wisata alam yang indah dan mempesona.

Waroeng Steak & Shake

Makanan Steak memang sangat menggugah selera, dengan aroma rempah-rempah dan potongan kacang panjang, Wortel dan ditambah irisan-irisan  kentang memang cukup membuat kita meneteskan air liur sampai-sampai saking populernya masakan steak ini sehingga orang-orang beramai-ramai membuka restoran atau rumah makan yang menyajikan menu ala steak.

Misalnya tempat makan yang satu ini yaitu “ Waroeng Steak & Shake”, beberapa hari yg lalu saya dan Istri  menyempatkan untuk mampir di sini. Lokasinya memang tidak begitu jauh dari tempat kami  tinggal kira-kira hanya membutuhkan waktu setengah jam berkendara ( Sunter to Cempaka Putih ). Pada bagian depan tempat makan ini ada tulisan besar “Waroeng Steak & Shake” dengan paduan warna kuning dan hitam, Anda dapat memilih duduk dibagian depan atau ada pula ruangan di bagian dalam yang terdapat ruangan ber-AC yang bebas asap rokok, tetapi tidak cukup besar, kira-kira hanya mampu menampung 25 orang. Pada dinding-dinding terdapat gambar dari minuman atau makanan yang dijual disini.

Sesuai dengan nama tempatnya, menu utama yang ditawarkan adalah steak. Ada 2 jenis steak yaitu steak original dan steak goreng tepung. Original steak adalah dagingnya tidak dilapisi tepung dan tidak digoreng. Sedangkan steak goreng tepung, lapisan dagingnya dilapisi bumbu baru kemudian digoreng. Anda dapat memilih daging steak yang hendak disantap. Jenisnya antara lain sirloin, tenderloin, chicken, dll. Harga dari original steak mulai dari Rp 13.500,- sampai Rp 30.000,-. Sedangkan harga steak goreng tepung lebih murah mulai dari Rp 9.500,- sampai Rp 15.000,-.

Untuk minuman, ada milk shake, softdrink, jus buah, air mineral. Untuk minuman harganya mulai dari Rp 500,- sampai Rp 8.000,-. Menu lainnya yang cukup diminati juga adalah french fries, kentang goreng lokal, mushroom, burger, nasi paprika. Menu ini sangat cocok bagi Anda yang tidak mau makan terlalu banyak dan berdiet di malam hari.

Rasa steak di Waroeng Steak dan Shake, walaupun rasanya standar tetapi steak nya masih cukup berkualitas dan sebanding dengan harga yang ditawarkan. Anda dapat mencobanya kapanpun Anda mau karena harga steak disini tidak akan memberatkan. Anda dapat menikmati steak dengan harga warung di sini.

Waroeng Steak & Shake

Terdapat di beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung dan Malang.
Yogyakarta, Jawa Tengah

  • Jl. Cendrawasih No. 30, Demangan, Yogyakarta
  • Jl. Colombo No. 22, Samirono
  • Jl. Taman Siswa No. 83
  • Jl. HOS Cokroaminoto No. 49
  • Jl. Kaliurang Km 5,5 No. 53

Jakarta dan sekitarnya

  • Jl. Susilo Raya No. 9 (seberang STIE Trisakti / seberang RS Sumber Waras), Jakarta Barat
  • Jl. Margonda Raya 326, Depok
  • Jl. Raya Kalimalang No. 43
  • Jl. Cempaka Putih Barat No. 2
  • Jl. Raya Serpong
  • Jl. Raya Jatiwaringin
  • Jl. Tebet Barat I

Surabaya, Jawa Timur

  • Jl. Indragiri No. 18

Bandung, Jawa Barat

  • Jl. Tamansari No. 4
  • Jl. Lodaya No. 63

Malang, Jawa Timur

  • Jl. Soekarno Hatta
  • Jl. Sulfat

Denpasar, Bali

  • Jl. Tukad Yeh Aya No. 168

Lebaran kemarin pulang ke kampung halaman ibuku di Gombong, Kebumen. Seperti biasa Untuk menghabiskan Waktu Liburan Lebaran di sana kita akan Plesir ( Jalan-jalan ), nah sekarang tempat tujuan plesir  ( xixixi….. bahasanya ngikutin orang gombong )  kita adalah Pantai Logending atau Pantai Ayah.

Pantai Logending atau Pantai Ayah adalah salah satu objek wisata pantai yang berada di kabupaten Kebumen,Jawa Tengah. Obyek wisata ini cukup terkenal karena  mamadukan antara wisata Hutan dengan wisata bahari, Yaitu Hutan Wisata Logending dan pantai Ayah. Terletak kira – kira 11,5 km ke arah selatan dari Goa Jatijajar atau 10 menit dengan kendaraan pribadi. Pantai Indah Ayah terletak di Desa Ayah Kecamatan Ayah. Pantai Ayah disebut juga pantai Logending. Nama Logending berasal dari kata Lo dan Gending. Lo nama sebuah pohon yang kayunya dapat diracik menjadi alat musik Jawa yang dalam bahasa Jawa disebut Gending, keduanya digabungkan menjadi kata Logending.

Terdapat Bumi Perkemahan Logending dan Hutan Wisata. Daya tarik yang lain adalah Jembatan diatas air sepanjang 554 m yang memudahkan wisatawan melihat langsung indahnya panorama alam dan pantai Logending serta ada wisata perahu kita dapat menaiki perahu itu dengan membayar Rp 5000 Perorangnya. Untuk sampai ke pantai Logending atau pantai Ayah ini kita dapat melalui jalan yang mudah ditempuh dengan melalui jalur Selatan jurusan Jogjakarta – Cilacap.

Pantai ini dapat dikatakan terlengkap dibandingkan pantai-pantai lainnya. Karena diapit oleh dua pegunungan yang membuat pemandangan menjadi begitu indah, pantai ini juga menjadi lahan para nelayan untuk menunjang kehidupan rutinnya sehari-hari. Tiap hari puluhan perahu berjejer di pantai itu, tanpa terkecuali perahu-perahu nelayan yang siap untuk melaut kapan saja. Pemandangan seperti ini merupakan ciri khas dan spesifik pantai nelayan. Di pantai ini, juga terdapat tempat pelelangan ikan dan penangkaran ubur-ubur.

Namun keindahannya tetap saja tidak hilang walaupun daerah ini pernah merasakan getaran Gempa bumi walaupun tidak berdampak Tsunami, yaitu gempa bumi berkekuatan  7,3 Skala richter yang pusatnya di 142 Kilometer barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat. Getaran Gempanya dapat dirasakan oleh masyarakat di kebumen terutama para Nelayan di kawasan Pantai. Di tempat ini selain kita dapat menikmati pantai kita juga dapat menyaksikan matahari tenggelam yang mengagumkan.

Hmmmmm sungguh pemandangan yang indah……  :)

Menikmati Bakul TUkul

masakan murah meriah sering dipakai sejumlah restoran di Jakarta, tak terkecuali Bakul Tukul. Kemarin saya dan teman-teman sempat berkunjung ke cabang bakul tukul yang ada di Kelapa gading yaitu Jalan Boulevard Raya Blok H 4 No 1, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mengusung kuliner Tanah Pasundan, Bakul Tukul menghadirkan aneka macam menu khas Bumi Priangan, seperti sayur asem, aneka ikan bakar, ayam bakar, dan aneka pepes. Terdengar sederhana memang, tetapi ada satu hal unik di warung makan ini yaitu Anda bisa menambah nasi sepuasnya tanpa harus merogoh kocek lagi.

Bentuk tempat makannya pun ada yang di buat mirip khas warung makan Sunda pada umumnya. Lampu gantung bertutup seperti caping menambah kesan alami yang dihadirkan warung ini. Apalagi sebagian besar ruang di warung ini terbuka sehingga angin leluasa masuk tapi disediakan juga tempat ruangan yang ber –AC bagi para pengunjungnya. Menu yang ditawarkan memang identik dengan masakan sunda. Ada aneka ikan baik yang dibakar maupun digoreng, seperti gurame, mujair, ikan mas, bawal, dan nila. Ada juga menu wajib kuliner sunda seperti ayam bakar dan sayur asem. Selain menu-menu tersebut masih banyak menu lain yang ditawarkan di warung ini seperti pepes ikan peda, pepes jamur, pepes tahu, perkedel jagung, sate udang goreng, cumi bakar, dan lain lain dan semua harga menu tersebut cukup terjangkau, kita dapat mencek menu apa saja yang di sediakan di Bakul Tukul ini ( http://bakul-tukul.com/ ).

Khusus untuk nasi pengelola mematok satu porsi nasi untuk satu orang seharga Rp 4.000. Namun seperti diuraikan di atas, Anda tak perlu membayar lagi jika ingin menambah nasi sebanyak mungkin. Begitu juga dengan lalap dan sambal yang juga free alias gratis. Warung yang dibuka mulai pukul 10.00 hingga pukul 22.00, khusus weekend jam tutup mundur satu jam atau jam 23.00.

Namun balik lagi ke kitanya bahwa lidah setiap orang mempunyai perbedaan dan perasa yang berbeda-beda, mungkin pada saat saya datang ke bakul Tukul ini Kokinya masaknya lagi pas ( enak ) dan indra perasa saya juga mengiyakan rasa masakan yang ada disini, jadi intinya silahkan cicipi dan rasakan sendiri……  :)

perjalanan Mudik dan Kuliner

Alhamdulillah lebaran ini kami sekeluarga berkesempatan untuk pulang kampung  ke Gombong – Kebumen secara bersama-sama lagi, setelah selesai sholat Idul Fitri di masjid kemudian pulang kerumah dan ternyata kedua orangtua ku sudah ada dirumah lalu langsung saja aku berpeluk dan sungkem dengan kedua orang tua ku saling maaf memaafkan dan tidak lama kemudian di susul oleh saudara-saudara ku yang lainnya yang sudah menunggu giliran. Setelah saling memaafkan dengan sesama keluarga kemudian berlanjut ke tetangga yang ada di samping kiri dan kanan rumah untuk di kunjungi.

Setelah melakukan aktifitas seharian penuh berlebaran ke tetangga dan masyarakat sekitar rumah akhirnya kita balik kerumah untuk istirahat dan menyantap ketupat sayur dan Opor ayam yang sudah di siapkan oleh ibuku tercinta….. :) , wah perut sudah kenyang kaki pegel – pegel akibat keliling ke tetangga akhirnya aku berniat untuk tidur dulu deh sebentar karena nanti malam kita sekeluarga akan melanjutkan perjalanan pulang ke kampung halaman ibuku. Baru saja melelapkan mata sejenak tiba-tiba istriku membangunkan aku dan berkata “mas bangun sudah jam 9 malam siap-siap kita kan janji berangkat jam 10 malam” dan aku pun bangun dengan rasa masih ngantuk menggelayuti ku dan kulihat jam dinding di kamar wah ternyata benar kata istriku sudah jam 9 malam perasaan aku baru saja melelapkan mata sebentar saja, ah mungkin karena rasa letih dan capek yang kualami karena seharian keliling kerumah tetangga. Akhirnya aku pun bangun dan ku cek semua peralatan dan pakaian yang akan kubawa untuk mudik pulang kampung bersama ku.Waktu menunjukkan pukul 21.55 Wib kami semua sudah selesai beres-beres dan siap untuk berangkat pulang kampung  dan akhirnya tepat pukul 22.10 Wib kita berangkat bersama-sama ke Gombong – Kebumen.

Perjalanan pulang kampung memang biasa kita lakukan di malam hari, kenapa …? Karena yang pasti  perjalanan di malam hari itu tidak terlalu panas ( Adem ) walaupun tingkat kecelakaannya sangat begitu tinggi yaitu supir mengantuk dan lalulintas di penuhi bis-bis malam lintas propinsi, Namun sekali lagi kita ingatkan bahwa keselamatan kita adalah yang utama.

Alhamdulillah waktu sudah menunjukkan pukul 2.45 Wib dan ini adalah tempat peristirahatan pertama yaitu di Rumah Besan ( tempat Mertuanya kakak ku ) di Indramayu dan kita pergunakan waktu istirahat ini dengan sebaik-baiknya seperti menyelonjorkan / meluruskan ke dua Kaki setelah hampir  + 4 jam menyupir. Waktu menunjukkan pukul 4.00 Wib saatnya kembali ke dalam perjalanan pulang kampung lagi, karena perjalanan masih jauh.

Pukul 7.45 Wib sudah sampai Bumi Ayu dan sempat beristirahat kembali ( Istirihat ke 2 ) di pom Bensin di jalan Baru Bumi Ayu dan sempet mandi air hangat dulu untuk menyegarkan kembali badan kita yang sudah loyo akibat tidak tidur Semaleman…..  :)   yah lumayanlah untuk menyegarkan badan kita, trus setelah istirahat sekitar 30 Menit kembali jalan lagi. Waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 Wib dan perut sudah menabuhkan genderang perang… :)   tiba waktunya untuk makan siang lalu sambil jalan mengendarai mobil sambil melihat tempat makan atau restoran yang terdapat di sepanjang jalur mudik dan ternyata mata istriku menuju ke tulisan / Spanduk yang terdapat di pinggir jalan disitu ada tulisan rumah makan Pringsewu Buntu Sumpiuh menyediakan ikan bakar, ayam bakar dan lain-lain, tanpa pikir panjang dan jiwa kuliner yang sudah melekat dan mengalir di darah keluarga kami…  :)   akhirnya pilihan hati jatuh pada Rumah makan Pring Sewu Buntuh Sumpiuh.

Pringsewu Sumpiuh letaknya memang sangat strategis karena berada di jalur utama Jogja – Purwokerto, namun Restoran Taman Pringsewu Sumpiuh sebenarnya berada relatif jauh dari pusat kota. Walaupun ada banyak Restoran yang berada satu jalur dengan Pringsewu Sumpiuh, namun tetap saja, cabang Pringsewu Restaurant Group yang baru berusia hampir 5 bulan ini menjadi pilihan tempat makan yang bersih, nyaman, ramah dan menyenangkan. Menyambut mudik dan Lebaran tahun ini Pringsewu telah menyiapkan paket-paket dan fasilitas. Sertifikasi Halal dari MUI, Garansi Bebas Borax, Bebas Formalin merupakan komitmen yang diberikan pada pelanggan. Musholla, Kamar mandi yang banyak dan bersih, parkir luas, aman dan Gratis. Tak ketinggalan Layanan Free Hotspot area, Kursi pijat elektrik dan Sulap. Tersedia pula suvenir dan oleh-oleh khas di minimarket. Dalam rangka meningkatkan kecepatan pelayanan namun tanpa meninggalkan kualitas, Pringsewu hadir dengan layanan ekspres / cepat saji. Di samping itu juga pringsewu Sumpiuh memberikan layanan 100% kepuasan konsumen dengan waktu buka 24 jam non stop. selain itu pengunjung akan mendapat GARANSI layanan sulap dan untuk yang berulang tahun akan mendapatkan surprise / kejutan ultah yang pastinya akan berkesan.Kemudian untuk menu unggulan adalah gurameh beraneka masakan mulai goreng dan bakar, sop buntut dan aneka menu box dengan harga mulai Rp. 7.900.


berikut alamat Pringsewu Buntu Sumpiuh sebagai referensi ibu atau bapak yang sedang melancong atau bepergian dan ingin mencari makanan silahkan datang dan rasakan sendiri.


Jl. Raya Buntu Sumpiuh km.6 Kemranjen – Banyumas
Telp/Fax. +62 0282 529 3300   Hp. +62 813 2722 6688
Email : pringsewu.sumpiuh@pringsewuresto.co.id
YM : pringsewu.sumpiuh@yahoo.com
BNI Purwokerto No. Rek. o173171671

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 Wib setelah selesai makan siang kami melanjutkan perjalanan lagi kutanya ibuku kira-kira dari sumpiuh ke Gombong sampai rumah orang tua ibuku berapa jam lagi….? + 2 jam lagi lah jawab ibuku…  :)   ternyata benar saja tidak lebih dari 2 jam kita sudah sampai di rumah orang tua ibu, dan Alhamdulillah kita selamat sampai tujuan dan dapat berkumpul dengan saudara – saudaraku lagi….. Amiiinn.

The Buffet

Akhirnya kesampean juga nyobain makanan The Buffet yang ke sekian Buffet_1kali ( All You Can It ) gitu.., gue kira ada kemajuan rasa dimasakannya’..hmhmmhm,,.ternyata masih sama saja.The Buffet yang gue tau itu ada 2 tempatnya, yang pertama di Plangi ( Plasa Semanggi ) dan yang kedua di Mall Citraland, setelah di pilih-pilih antara Semanggi dan Citraland akhirnya kita semua memutuskan untuk ke Mall Citraland karena tempatnya lebih dekat dengan tempat tinggal kita, tepatnya hari minggu tgl 31 Mei 2009 kemarin gue sama temen-temen pengen nyobain rasa masakan the Buffet yang katanya rasanya sama dengan Resto bintang 5 lainnya malahan disini katanya sih harganya MURMER ( murah meriah ). Sampe disana langsung tanya ke kasirnya mba untuk perorangnya kena berapa yah…?, lalu si mba-nya pun menjawab 88.600 ribu sudah termasuk tax and service, namun belum termasuk minum. lalu dalam hati seraya aku tertegun diam sambil mengingat-ingat bukannya di acara Rekomendasi yang ada di salah satu stasiun televisi swasta itu harganya 59.000++ ….  :)

Buffet_2 Lalu rasa penasaranlah yang akhirnya aku pun menanyakan langsung ke kasirnya, mba ko beda ya sama the buffet yang di plaza semanggi…?, lalu si Mba pun menjawab oh itu yang di Semanggi untuk yang disini harganya beda memang lebih mahal sedikit karena menu-nya lebih banyakan disini dibanding di sana……! Lalu aku pun terdiam kembali dan timbul pertanyaan di pikiranku ah masa iya sih ada sebuah restoran dan di bawah label yang sama tapi mempunyai perbedaan pada menu-nya……Ah ya sudah lah kalo memang begitu akhirnya aku dan teman-teman tetap melanjutkan akan makan di sini. , jadi makin yakin buat makan disini apalagi diliat tempatnya penuh sampe kita mesti reserved lumayan lama sekitar ½ jam bikin kita semakin yakin kalo masakan disini memang benar-benar enak.

Setelah dapet tempat duduk, mulai deh kita muter-muter buat ambil Buffet 3makanannya, begitu kita mulai milih makanan, gue udah bingung kok buanyak banget yang kosong tempatnya yang terlihat hanya nama menu-menu makanannya saja tanpa ada isinya, kemudian aku nanya sama tukang masaknya ( koki ) mas ini abis semua apa belum di masakin, kemudian sang juru masak pun menjawab sebentar yang pak sedang di masak tadi sudah habis, ditunggu yah pak. Oke deh akhirnya aku sambil menunggu di masak keliling lagi cari menu masakan yang lainnya. Ah ini dia nih masakan jepang yang pengen gue cobain rasanya nama-nya SUSI oke deh gue ambil SUSI-nya, terus liat lagi ada Pizza gue ambil lagi, trus gue cari kesukaan gue bebek bakar gue muter-muter akhirnya dapet juga oke deh langsung gue bawa ke meja gue buat di santap. Gue Cobain SUSI-nya terlebih dahulu Nyamm….. beuhhh pas gue cobain rasanya ko SUSInya aneh yah bau amisnya terasa banget wah jadi enek deh gue pengen muntah langsung abis gue cicipin udah gue taro lagi tuh makanan ngga gue pegang-pegang lagi apalagi gue makan. Trus makanan yang lainnya gue cobain semuanya, dari Spagetti, sukiyaki, dimsum, bebek bakar, Udang wah pokonya semua makan yang ada di situ gue cicipin semuanya,yang paling pas dan terasa enak di mulut gue cuman Pizzanya doang sedangkan untuk menu yang lainnya wah ancur, parah mungkin harus di kaji ulang ini menu-menu restoran sama bumbu-bumbu-nya, mana nih yang bilang kalo disni katanya rasa-nya itu enak sedap dan nikmat, gue merasa kecewa nih sama apa yang di iklankan di TV ternyata ngga sesuai sama apa yang di bayangkan. Kepitingnya juga masih terasa amis..padahal gue makan pada saat itu masih jam 6 sore gitu..harusnya kan masakannya masih lengkap dong….?/ tapi…ternyata banyak yang kosong tinggal tempatnya aja yang tersisa… tempura saja sudah tidak tersisa hanya papan namanya saja yang ada didepan nampan tempat tempura… kata kokinya sudah engga goreng lagi… lalu datang seorang koki satu lagi dengan membawa senampan gorengan gitu,, dituanglah ke wadah tempura tadi. Lalu aku berfikir sepertinya itu mungkin tempuranya…”” namun ternyata perkiraan ku salah,,, pas aku tanya ini apa mas..? koki menjawab daun pacekap goreng….”hhhhhh”…daun pacekap goreng..??? kenapa ditaronya ditempat tempura dan parahnya lagi papan namanya pun tidak diganti, tetap TEMPURA….hmmhmhmh…..!!!

Sop Janda

Sop Daging & Tulang sapi Satu lagi masakan dengan citra rasa indonesia saya rasakan, tepatnya di kawasan Industri Cibitung ada tempat makan yang enak, Lezat dan murah. Namanya kalo biasa di Sebut adalah Sop Janda ( karena yang jualan Janda ), makanan yang di sajikan adalah Sop Tulang Daging Sapi. Awal-nya saya kesini karena di kasih tahu sama kakak yang pindah rumah ke daerah Cibitung, karena suaminya yang di pindahkan Kantor-nya ke Daerah Kawasan Industri Cibitung.

.: Berawal dari Pak RT :.

Awal-nya kakak saya sedang berbincang-bincang di lingkungan rumahnya di Taman Aster Cibitung, nah bicara tentang makan yang paling enak di daerah tempat dia tinggal apa yah enak-nya kata kakak saya, trus pak RT pun memberikan saran sudah pernah merasakan SOP Janda belum….? Tanya pak RT, lalu sambil tertawa kakak saya bertanya sama Pak RT, apaan tuh sop Janda. Sop Janda yang deket Kawasan Industri itu yang punya janda dan SOP-nya itu rasanya Puedesssss Buanget… :)
tapi Enaknya bukan main, nah bukanya itu kalo dari Senin s/d Jum’at dari Pukul 09.00 Pagi s/d pukul 19.00 Sore, sedangkan untuk hari sabtu dan minggu buka dari pukul 09.00 s/d pukul 15.00 Wib. Nah untuk menu yang ditawarkan adalah SOP Daging dan Tulang Sapi Pedas, tapi seandainya kita tidak doyan pedas ternyata sih mpo juga menyediakan Sop bagi orang yang tidak begitu suka akan Pedas.Sop Sapi Masak

Kemudian dari Cerita inilah kakak ku memberi informasi makanan Sop Tulang Daging Sapi kepada saya, kemudian timbullah rasa Kulinerku untuk mencicipi Sop yang terkenal di kawasan industri ini. tgl 30 Mei tepatnya hari sabtu lalu saya dan teman-teman menyempatkan waktu untuk memburu kuliner di daerah Cibitung berbekal informasi dari kakak kemudian saya pun meluncur ke TKP… :)

Bumbu Kuwah Pedas Sampai di TKP tepat pukul 12 Siang, ternyata warung tersebut sudah di penuhi oleh para pekerja yang sedang istirahat jam makan siang, akhirnya kami pun menunggu antrian untuk mencari tempat duduk. tak lama berselang kemudian kami pun mendapatkan tempat duduk juga…. :) wah akhirnya….
kemudian kami pesan menu pada siang itu masakan istimewa di warung si Mpo yaitu Sop Tulang Daging Sapi. tak lama berselang ternyata sudah di hantarkan 5 Mangkong Sop dan Nasi 5 Piring ke meja kita, tanpa pikir panjang pertama kali saya langsung mencicipi kuah Sop-nya terlebih dahulu disamping rasa cabe-nya yang super Pedas dan meledak-ledak di lidah daging-nya itu Empuk banget…. :)

Saya pernah menanyakan kepada sang pemilik warung dalam sehari MpoBeramai dapat menghabiskan berapa kilo daging yah….? dengan ligasnya sih Mpo menjawab tergantung sih biasanya kalo awal bulan itu bisa menghabiskan sekitar 200 sampai dengan 250 Kilo Daging Tulang sapi, Waw dalam hati ku langsung tertegun buanyak buangetttt……
wah pokonya para Kuliner Mania kalo belum pernah ngerasa-in Sop ini pokoknya belum Afdhol deh….Memang rada jauh sih tempatnya namun kalau menurut saya sebanding dengan rasa-nya, saya saja sampai klepek-klepek ketagiahan.

Erwin

Wah pokonya selamat berburu dan mencoba…. :)

Warung Mak Beng

Di sela-sela tugas kantor luar kota ku ke Bali, tepatnya tanggal 15 – 17 Mei 2009, tgl 17 adalah hari minggu dimana kita semua sudah menyelesaikan tugas kita masing-masing yaitu menemui Seniman Tua, wawancara, photo sana photo sini…. cape deeeehhhhh…………
kemudian pada malam minggunya kita semua berenang dan muter-muter kota bali trus berlanjut duduk di pinggiran pantai kuta hingga malam, sampai-sampai saya masuk angin tidak kuat dengan dingin dan angin yang berhembus kencang pada malam hari di pantai kuta, akhirnya kita semua beranjak untuk balik ke Hotel dan Tidduuurrrrr…….  :)
akhirnya matahari pun menampakkan wajahnya, wooww … ternyata tak di sangka-sangka waktu menunjukkan pukul 9.30 Pagi waktu di Bali, akupun langsung bergegas untuk mandi dan siap – siap untuk makan pagi gratis di hotel….hihihihihi istilahnya itu Breakfest yah kalo ngga salah…   :)
wah betul saja setelah saya selesai mandi dan rapi-rapi kemudian saya turun ke restoran semua makanan, piring dan gelas sudah pada di bersihkan semuanya…

yahhhh ngga jadi makan pagi gratis Dooongg…

:. Tiba waktu Makan Siang .:

Hmmmmm dalam hati sih terasa sedih karena ngga dapet Breakfes, akhirnya aku, Pak Gusjhon dan Alan berniat untuk Hunting buku di Bali, akhirnya toko buku di Bali pun kita sambangi dari mulai Gramedia, Gunung Agung sampai toko Buku lokal di Depan Gerai Esia duh apa yah namanya lupa saya….!makbeng_3

tiba-tiba waktu menunjukkan pukul 12 Siang wahhhh waktunya makan Siang nih….akhir kami ber-tigapun berembuk mau makan dimana nih… wah pas taunya pak GusJhon menyaut Makan di Dekat Pantai Sanur aja yuk di Warung Mak Beng, disana ada masakan Ikan uenak katanya, akhirnya tanpa pikir panjang pun kami semua bergegas untuk kesana.

makbeng_1Setelah sampai disana kami pun langsung memesan tempat, wah bener saja sangking lakunya kita pun di paksa untuk mengantri untuk makan di sana, tempatnya memang tidak begitu besar hanya berukuran 5 X 5 m sajalah kira-kira, namun yang ingin makan di situ wah buanyak buangettttt….

setelah sekian lama menunggu tempat duduk akhirnya kita pun dapat tempat duduk juga akhirnya,dan tanpa pikir panjang kita semua memesan makanan Ikan disitu, menunya sederhana sekali hanya ada 2, yang pertama Ikan Jangki di bikin sayur / ada kuahnya dan yang kedua ikan Jangki Goreng, nah biasanya kalo kita pesan satu porsi maka hidangannya adalah Ikan SOP  Jangki dan Ikan Jangki Goreng.

tidak lama berselang akhirnya makanan yang kita pesan pun tiba,pertama yang saya cicipi adalah kuah SOp ikan Jangki terlebih dahulu… saya Sruputtt air-nya wah rasa-nya Mak Nyooosss……Gurih sekali rasa kuahnya berasa sekali manstap…..kemudia yang kedua Ikan jangki Goreng yang di sediakan dengan sambalnya…lagi-lagi rasanya Mak Nyoossss….  makbeng_2nyamm..nyam..nyam….Uenakkkk tenan…. tanpa pikir panjang 1..2…3…langsung …brak… brug…..Nyam..sruuuputtt… weeehhh…. abis dalam sekejap… :)
memang nikmat sekali ikannya terasa lembut di mulut dan kuahnya trasa gurihnya. wah pokonya kalo ke Bali ngga mampir Kesini wah rugi tenannnn….
nah untuk para Kuliner Mania nih saya kasih alamatnya siapa tahu kalo kesana musti mampir kesini.

makbeng_4

Warung Mak Beng

Jl. Hang Tuah No 45
Telp ( 0361 ) 282633
Sanur Bali

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.