Akhir-nya sampai juga kita semua di Tempat perlombaan, yaitu di Hall Hotel Acacia di Jl. Salemba Raya, Jakarta Pusat. kami semua berangkat ke tempat perlombaan dengan menggunakan Taksi Gamya ( biasalah Reimberse….
), setelah sampai kita langsung bergegas mencari tempat atau posisi kita yang sudah di sediakan oleh panitia, tanpa pikir panjang lagi kita semua langsung mengatur meja-meja sesuai dengan keinginan kita agar nanti pas perlombaan sudah berjalan tidak akan mempersulit tim kita untuk melakukan perlombaan.setelah semua persiapan dari meja tempat PPIC, meja Gudang bahan baku, Meja WS ( Workstation ), meja barang jadi dan tidak lupa semua attribut dan perlengkapan yang akan digunakan pada saat perlombaan nanti sudah selesai kita persiapkan lalu kita ganti baju yang diberikan oleh Panitia pelaksana.jam sudah menunjukkan pukul 8.00 Wib.para peserta dikumpulkan dan akan ada acara pembukaan dan Brefing sebentar mengenai tata cara dan peraturan perlombaan.setelah acara pembukaan dan sebelum menginjak acara inti yaitu perlombaan itu sendiri,kita ada Coffe morning dan Roti untuk pemanasan terlebih dahulu…..(istilah kerennya tuh apa yah…lupa ), tak lama 15 menit berselang dari waktu Coffe morning, panitia langsung meniup Peluit tanda perlombaan akan dimulai. setelah semua peserta lomba sudah siap semuanya maka Pertandingan pun Dimulai.dalam Periode Pertama / ke-1 kita di targetkan oleh PPIC untuk merakit / memproduksi Tamiya sebanyak 27 Pcs guna memenuhi target penjualan yang akan di Request oleh Sales, dalam waktu 10 menit kita sudah harus selesai merakit 27 tamiya tanpa ada Diffect atau error sedikit pun. dan perlombaan pun trus berjalan sampai Periode ke 4 dan jam menunjukkan pukul 12.00 Wib siang, maka akan ada Break untuk makan siang dan sholat Dhuhur bagi yang muslim,dan sebelum waktu istirahat dimulai Team Panitia mengumumkan statistik perolehan nilai sementara, tanpa di duga ternyata team kami Expresia yang beranggotakan Munjidah,Winarmi,Andini,Riky,Taupik,Riandana,Irfan,Erwin,Suyamto dan tidak ketinggalan saya sendiri Alif…..
menduduki Ranking pertama dengan perbedaan nilai yang sangat tipis sekali dari Team PT.PLN (jawa – Bali)yaitu 6.790 dan 6.715 perbedaan yang sangat tipis sekali yaitu 75 point. tapi dengan demikian Team Expresia tidak boleh terburu-buru berbangga hati karena ini adalah baru awal perlombaan belum nilai Final / nilai akhir dari perlombaab PPIC ini,oleh karena itu kita semua bertekad harus lebih baik dan lebih semangat lagi dari periode-preiode sebelum-nya.disela-sela waktu istirahat kita team Expresia mengatur dan menata ulang kembali strategi-strategi untuk mensiasati lawan-lawan kami terutama PT.PLN (Jawa – Bali ) yang nilai-nya begitu dekat sekali dengan team kita ( Team Expresia ).waktu menunjukkan pukul 1.00 Wib tanda waktu istirahat sudah selesai dan panitia pun siap-siap untuk melanjutkan perlombaan, dan akhir-nya perlombaan pun dimulai kembali.periode demi periode kita lewatkan dengan penuh semangat dan percaya diri sampai akhir-nya pada periode terakhir yaitu periode ke 8 dimana akhir dari perlombaan PPIC game ini,kita Team Expresia di kejutkan dengan kurang-nya koordinasi antara gudang bahan baku dan Workstation dimana waktu kita masih banyak tetapi persediaan bahan baku di tiap-tiap Workstation tidak ada padahal semua barang masih ada di gudang bahan baku ( GBB ) kami pun sangat cemas dan khawatir akan hal itu dimana posisi GBB ( Gudang Bahan baku ) di isi oleh 2 orang yaitu : Winarmi dan Irfan, dimana pada saat itu yaitu pada periode 8, apakah karena sudah lelah / letih dan kurang Fokus maka ada Miss Communication antara WS dan GBB yang hampir saja mengakibatkan sangat fatal bagi Team Expresia.Akhir-nya Pluit panjang tanda perlombaan pun di bunyikan dan kami hanya menyelesaikan 35 produksi tamiya yang seharusnya kita masih dapat menyelesaikan 2 / 3 buah tamiya lagi, dikarena terdapat miss comunication tadi maka kami hanya mampu menyelesaikan 35 Pcs saja,dan penghitungan pun dimulai dan tim Expresia mempunyai Backlog 2 tamiya.setelah selesai tiada kata yang dapat saya ucapkan hanya perkataan menyesal di dalam hati…andaikan si A tidak ada miss comunication / telat mensuplai barang ke WS mungkin cerita-nya akan berbeda, rasa penasaran dan kekhawatiran terus menghantui Team Expresia.Akhirnya sampai juga pada penghujung acara yaitu pemberitahuan pemenang lomba PPIC 2008. Dimulai dari nilai yang paling terkecil yaitu Team Astra Honda Motor, dan diikuti oleh Team S2 / magister Universitas Indonesia,dan posisi juara ketiga di raih oleh Team PT.PLN PJB ( Pembangkit jawa – Bali ) –> Team 2,dan masih ada tersisa dua Team lagi yaitu Team Expresia dari PT. Bakrietelecom dan Team PJB 1 dari PT.PLN PJB ( Pembangkit Jawa – Bali ), inilah waktu yang ditunggu -tunggu yaitu hasil dari kita latihan selama berbulan-bulan,hasil dari latihan kita sampai kita semua mengorbankan jam istirahat makan siang dan jam pulang kantor kita semua.akhir-nya pengumuman pemenang lomba PPIC 2008 pun di Umumkan dan tanpa ada perasaan apapun maka disebutlah nama EXPRESIA sebagai pemenang lomba PPIC 2008, dan kami pun semua bersorak kegirangan dan saling berpelukan satu sama lain saling haru akan kemenangan lomba PPIC ini. hidup Expresia …..hidup Expresia…..hidup Expresia……..
Category: PPIC Game
Wahhhh, hari yang di tunggu-tunggu akhir-nya tiba juga..
bermula pada pagi hari-nya, alarm gue berbunyi tepat pada pukul 4.30 Wib Pagi, trus gue mulai beranjak bangun dari tempat tidur kemudian gue mati-in alarm-nya, kemudian gue mulai mengambil sebuah handuk yang sudah di siapkan sama istri pada malam hari-nya.
setelah gue selesai membersihkan diri ( Alias mandi Pagi kaleee… ) tak lupa gue langsung menjalankan ibadah gue sebagai muslim yang baik
( duh Gr deh Gue ) yaitu sholat subuh, dan setelah selesai sholat shubuh gue panjatkan do’a dimana dalam do’a gue, gue berharap agar nanti pas perlombaan PPIC TIM saya tidak grogi dan grasah grusuh yang akhir-nya dapat membuat kepanikan bagi tim gue sendiri.hahaaa lucu-nya lagi…mungkin karena gue saking khusuk-nya berdo’a kalee yah..sampai-sampai di panggil istri gue kaga nyaut…heeeeheee..
trus istri gue menyiapkan hidangan pagi buat sarapan yaitu sepiring Nasi Goreng dengan menggunakan Telor Ceplok tapi bukan mata sapi…kenapa karena gue ngga suka yang mentah-mentah..lagian dari info yang gue terima telor setengah matang ( Mata Sapi ) dapat menyebab-kan Flu burung
( Amit-amit ya allah –> astaghfirullah )…ngga perlu gue jelasin lagi kan kenapa-nya….
, oke lanjut…
setelah gue habisin sarapan-nya gue langsung bergegas buat nyala-in motor gue karena bentar lagi gue udah mau berangkat…
pukul 6.30 Wib pagi gue dah nyampe di kantor trus absen sebentar langsung gue meluncur ke tempat yang telah ditentukan bareng2 tim gue buat kumpul yaitu di Warehouse belakang ( istilah ngetrennya itu Gudang belakang karena letak dan posisi-nya ada di belakang )..
tak berlangsung lama temen2 gue yang lainnya pada datang satu persatu….
setelah kumpul semua-nya barulah gue dan temen2 mengadakan breefing sejenak untuk urusan tekhnis dan non tekhnis lagi biar disana pas perlombaan ngga ada miss komunikasi lagi antara satu dengan yang lainnya…. weest… satu lagi yang tidak ketinggalan penting-nya adalah kita sekali lagi sebelum bgerangkat ke tempat perlombaan, kita semua sekali lagi mencoba yel-yel kita yang di buat oleh ibu andin….( kalo inget ini mah jadi pengen ketawa sendiri deh kayanya)…ancur abis…. oiya kata-kata-nya apa yah ..mhhhh aduh gue lupa lagi ….oiya gini nih..
“Marilah kemari hey…hey…heyyy…heeeeyyyy…
Hey kaaaawwaaannnnn…
Expresia di sini hey…hey..hey…heeyyyy…
Semuaaaa….
Mari bergembira bersama-sama…
Pastiiii Expresiaaaaa……
Juara-nya….”
hahahahaha kira-kira seperti-nya kaya gitu deh kalo ngga salah…tapi ada koreografin-nya, yang bikin kkoreagrafi-nya tuh si bu andin.. ibu yang genit dan centil itu loh….(heehehehehe Piss yah bu..)…
setelah selesai melatih yel-yel untuk yang terakhir kali-nya …akhir-nya kita siap-siap untuk bergegas berangkat ketempat perlombaan..
satu sama lainnya saling mengecek barang bawa-annya masing-masing yang akan di gunakan disana…..
waktu menunjukkan pukul 7.00 Wib Pagi dan kita semua-nya siap berangkat…..
…( to be cont’d )
Hmmmmm
Minggu2 kemaren adalah minggu2 yg melelahkan sekaligus bikin happy!
Baru kerasa deh, ternyata sudah tak terasa 1 tahun 5 Bulan saya bekerja di Btel… sekarang gw jadi lebi tau tentang ilmu2 apa aja siy yg gw pelajari di kuliahan ini… n ternyata… sangat berguna bagi gue khusus-nya di dunia kerja sekarang ini.
Soalnya tugas2nya gak biasa n menantang gw: mikirin gimana caranya bikin model database yang efisien dan dapat di implementasikan pada Job desk di Perusahaan,n the seruest is…lomba PPIC game, simulasi industri beneran… waw! Pokoknya top abiz dah!Eits, jangan salah dulu, PPIC Game bukannya lomba2an paling banyak ngerakit tamiya loh! Dalam waktu 7.5 menit, kelompok cuma dibolein ngerakit 30 tamiya (maksimal)… nah, yang dilombain disini sebenernya adalah strategi kite, gimana caranya biar jumlah tamiya yg kita rakit sesuai ma jumlah demand (permintaan dr customer), n kita belom tau berapa demandnya pas lomba dimulai…
Trus, gimana cara memperkirakan demand ituh? Untuk itu, kita perlu yg namanya seorang PPIC. Sebenernya, di setiap perusahaan yg nghasilin produk, pasti ada divisi PPICnya. Nah, si PPIC ini yang tugasnya nge-forecast (memperkirakan jumlah demand), tapi gak boleh ngasal (palagi minta bantuan Mama Loren), melainkan pake rumus2 forecast tertentu.. rumus itu..yah adalah, klo lo anak TI juga pasti tau…
Di klompok gw, kan ada 10 orang, yang jadi PPICnya tu Munjidah, orang yg sudah mengikuti game tersebut sebelum-nya diantara kita smua….(mhh kalo baca pasti GR nih anak). Gw kebagian jd WS1–Work Station 1 (tugasnya ngerakit Tamiya — Produksi kali yeh..), trus ada juga yang jadi suppliernya, sales, ada yang di divisi Gudang Bahan Baku, Gudang Barang Jadi, n juga gak lupa WS-WS yang rajin bekerja… nahh, sebenernya ujung tombak PPIC ini ada pd WS (work station) itu.. coz mereka yang ngerakit tamiyanya. Intinya, kita smua tu bener2 harus kerjasama dalam ngebangun strategi2 yg mumpuni, ceilah..
Selama latian, yang bertempat di Warehouse (kalo istilah kerennya itu Gudang kaleeee…), gw bener2 ngerasa deket ma tim gw, karna mungkin sebelomnya gw gak bgitu deket, skarang jadi makin deket… latian ampe jam sepuluh malem sampai sampai terkadang kita ngerelain jam istirahat kita juga buat latihan, apalagi mendekati hari-H. N gw ngerasa gw jadi makin mengerti dan semakin timbul rasa saling percaya satu sama lainnya..
Lebih serunya lagi, setiap tim PPIC wajib bikin yel2! Heboh sih heboh, tapi karna gak ada satupun dari kita yang kreatif ( jangan marah yah bu andin ), n koreografi diserahin ke bu Andini dan bu Winarmi yang ternyata mantep abis bwt bikin koreo ( Ancur ngga sih )… pas latiannya, lebih gila lagi! Si Andini ngga henti2nya bikin gerakan2 yang gokil, ngebuat smuanya sakit perut karna ketawa parah.. sumpah, kita bener2 malu abiz ma ni yel2, tapi smuanya bertekad akan bergaya se”wild” mungkin pas hari-H, byar nilainya bagus.. heheh.
… (to be cont’d)
PPIC Game 2008 merupakan permainan yang dirancang menyerupai kondisi nyata produksi dimana masing masing tim terdiri dari 10 orang peserta yang masing – masing berposisi sebagai GBB (Gudang Bahan Baku), WS1(Workstation 1), WS2, WS3, Purchasing, Sales, GBJ (Gudang Bahan Jadi), Supplier, dan PPIC. Sebelum permainan dimulai, masing – masing tim akan diberi data peramalan permintaan dan time study, untuk dapat menyusun rencana produksi, menyusun aliran proses dan tata letak, menerapkan metode optimasi, dll. Sehingga akhirnya terbentuk sistem PPIC.
Dengan bermodalkan permintaan produk dan keadaan inventory pada saat permainan, tim peserta diharapkan mampu melaksanakan sistem PPIC-nya dengan mengupayakan tingkat inventory dan keterlambatan seminimum mungkin. Tim dengan laba terbesar adalah pemenang permainan ini.
Sebelum permainan dimulai, masing-masing tim akan diberi data peramalan permintaan dan time study, untuk dapat menyusun rencana produksi, menyusun aliran proses dan tata letak, menerapkan metode optimasi, dll. sehingga akhirnya terbentuk sistem PPIC.
Dengan bermodalkan permintaan produk dan keadaan inventory pada saat permainan, tim perserta diharapkan mampu melaksanakan sistem PPIC-nya dengan mengupayakan tingkat inventory dan keterlambatan (backorder) seminimum mungkin. Tim dengan laba terbesar adalah pemenang permainan ini. Mari bergabung dalam acara ini dengan menjadi tim peserta.
Beberapa kriteria penilaian kinerja produksi dalam permainan ini, yakni:
- Persediaan Akhir
- Back order
- Produk gagal
- Produk jadi terjual
- Pembelian dan pemesanan
PPIC game bertujuan:
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam penerapan PPIC di perusahaan.
- Mempercepat terjadinya knowledge and skill transfer di bidang produksi.
- Mempertajam strategi dari tim peserta dalam meningkatkan kinerja produksi.
- Sebagai sarana belajar sambil bermain dalam bidang produksI






